GARUT60DETIK.COM, Garut – Dalam menanggapi usulan tiga nama yang diajukan untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Garut oleh DPRD Kabupaten Gaurt, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Garut menegaskan bahwa mereka menantang Sekretaris Daerah Nurdin Yana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Wawan Nurdin, serta Asisten Daerah III bidang Administrasi Umum Budi Gangan untuk secara terbuka menyampaikan gagasan dan visi mereka terkait penyelesaian permasalahan permasalahan  yang ada di kabupaten garut. PMII Garut memandang bahwa menjadi seorang Pj Bupati tidak hanya tentang kelolosan administratif semata, melainkan juga tentang kemampuan untuk memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Garut di bawah kepemimpinan sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Ketua Umum PMII Garut Sahabat Muhammad Ikhsan Qomarul Hayat menyoroti beberapa isu krusial yang dianggap perlu mendapat perhatian serius. Pertama-tama, PMII Garut menekankan pentingnya calon Pj Bupati memiliki gagasan yang jelas dan kongkret terkait penanggulangan kemiskinan dikabupaten garut. Juga, PMII Garut menginginkan komitmen nyata dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, PMII Garut menekankan bahwa pemimpin interim tersebut tidak hanya harus mampu menangani isu-isu administratif, tetapi juga harus memiliki solusi konkrit untuk menghadapi kondisi Kabupaten Garut yang dianggap tidak membaik selama kepemimpinan sebelumnya di bawah Rudi Gunawan. PMII Garut menegaskan bahwa mereka akan mengawasi dan menilai kinerja calon Pj Bupati berdasarkan upaya konkret yang mereka lakukan dalam memajukan Garut, terutama dalam aspek penanggulangan kemiskinan, pemerataan infrastruktur, dan peningkatan PAD.

>