by

Tengah Gotong Royong Warga Panik Diterjang Longsor, 700 jiwa terancam terisolir

-Uncategorized
Advertisement

GARUT60DETIK.COM – Diguyur hujan deras  longsor melanda sejumlah titik di kecamatan pamulihan garut  jawa barat. Detik detik longsor susulan sempat terekam hingga membuat panik warga yang tengah gotong royong, akibat longsor warga satu kampung terancam terisolir.

video amatir ini mengabadikan detik detik longsor susulan yang terjadi di kecamatan pamulihan kabupaten garut,  jawa barat. Terlihat  material tanah dari tebing setinggi belasan meter bergerak menutupi jalan. Meski longsor berjalan perlahan, sejumlah warga yang tengah gotong royong sempat panik, sayangnya  warga justru malah melihat longsor tersebut bukannya menjauh, peristiwa ini sempat viral di media social.

Tak hanya longsor tebing yang menutupi jalan, hujan deras juga menyebabkan akses jalan di desa pakenjeng,  pada selasa petang amblas terbawa longsoran, jalan desa amblas sepanjang 40 meter dengan kedalaman 105 meter.

Ini adalah satu-satunya akses jalan bagi warga kampung kombongan kecamatan pamulihan,  bahkan menghubungkan ke desa lain di kecamatan berbeda. Selain itu jalan amblas yang kini tak bisa dilalui kendaraan roda empat itu juga merupakan satu satunya akses jalan menuju tempat wisata curug sanghiang taraje.

Meski polisi telah memasang garis lintang  sejumlah pemotor nekad menantang maut melintasi jalan amblas yang terus tergerus tanahnya.

Sebanyak 700 lebih warga di satu kedusunan kampung kombongan terancam terisolir, akses perekonomian, kesehatan dan pendidikan warga terhambat.

Menurut  rina achlan, kades pakenjeng “tanah amblas ini pajang diukur 40 meter jadi roda empat gak bisa melintasi jalan. ada 350 kk dan 700 jiwa lebih terisolir” Ujarnya

Sementara kapolsek pamulihan,  AKP saep balya mengatakan “ada beberapa titik longsor di garumukti pakenjeng ini. kemarin memang ada longsor susulan lagi , Alhamdulillah tidak ada korban.Ucap kapolsek

Petugas kepolisian bersama warga hanya memasang garis polisi di lokasi,  masyarakat dihimbau tidak melintasi jalan amblas karena rawan longsor susulan.

Alternatif jalan lain bagi warga sangat jauh/ lebih dari dua puluh kilometer yang harus memutar ke kecamatan lainya, selain itu warga harus menyebrangi jembatan gantung.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera membangun jembatan penghubung di area jalan amblas,  karena jika dibiarkan warga satu kampung ini akan benar-benar terisolir.

 

 

 

 

 

 

banner 300250

Comment