Menu

Mode Gelap
Kabupaten Garut Menangkan Kejuaraan Championship Pencak Silat Tingkat Provinsi Jawa Barat di Tahun 2022 Terpilih Aklamasi, Warga Inginkan Ujang Pimpin RW 12 Kp. Jangkurang Sukamentri Garut Kota Patroli Samapta Polres Garut Polsek Sukawening Monitoring Program Bulan Imunisasi Anak Nasional Polsek Malangbong Polres Garut Hadiri Khitanan Massal dan Santunan Anak Yatim

News · 23 Sep 2022 20:02 WIB ·

Kerusakan Lingkungan Penyebab Bencana


 Kerusakan Lingkungan Penyebab Bencana Perbesar

Pernyataan Sikap Aliansi Masyarakat Peduli Penanggulangan Bencana Indonesia (AMPIBI) Garut Atas Kerusakan Lingkungan Hidup dan Darurat Bencana Ekologis Kabupaten Garut.

Serangkaian bencana yang terjadi setiap tahun, mulai longsor, banjir bandang, sampai kekeringan dimusim kemarau adalah fakta yang tidak bisa disangkal oleh siapapun, bahwa telah terjadi kerusakan lingkungan hidup yang begitu parah di Kabupaten Garut.

Kerusakan yang paling terlihat dan berdampak besar terhadap terjadinya bencana ekologis di Kabupaten Garut adalah kerusakan daerah tangkapan air/hutan, mata air dan sempadan sungai.  Kerusakan ini selain menjadi penyebab utama terjadinya kekurangan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, kekeringan kawasan pertanian yang menimbulkan penurunan tingkat kesejahteraan, juga menjadi penyebab utama terjadinya longsor, banjir bandang yang kerap kali menimbulkan korban jiwa, hartabenda mau pun kerusakan infrastruktur.

Kerusakan sumber air pada dasarnya lebih disebabkan tata kelola kawasan yang tidak baik, kurangnya penegakan hukum, tidak adanya program yang sistematis dan berkelanjutan, serta pemanfaatan kawasan strategis perlindungan sumber air untuk aktifitas pertanian, wisata, hingga kepentingan Industri.

Apabila kondisi ini dibiarkan tanpa adanya respon yang serius, maka bukan hal yang tidak mungkin kerusakan lingkungan hidup akan semakin parah dan rangkaian bencana ekologis akan terus berlanjut, lebih masif serta semakin berdampak buruk bagi masyarakat.

Oleh karena hal demikian, demi memulihkan fungsi kerusakan lingkungan hidup, kami yang tergabung dalam AMPIBI mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD – Kabupaten Garut, untuk segera:

Satu : Mewujudkan komitmen Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut terhadap kelestarian lingkungan hidup melalui kebijakan perlindungan Sumber Air, dalam bentuk peraturan daerah

Dua : Mewujudkan komitmen Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut terhadap pelestarian lingkungan hidup melalui penyusunan desain program yang terencana, sistematis dan berkelanjutan dengan membangun sinergitas antar pihak dalam upaya pemulihan kawasan lingkungan hidup, dengan berbasis DAS (Daerah Aliran Sungai), berbasis tingkat kerusakan, dan kerawanan bencana. Tentunya sebuah program yang disusun dengan memperhatikan aspek sosial politik, ekonomi masyarakat dan pemajuan kebudayaan lokal.

Tiga : Mengusulkan kepada pemerintah pusat/provinsi untuk melakukan evaluasi terhadap kawasan yang dikelola oleh BUMN/BUMD yang memiliki fungsi ekologis tinggi, dan atau evaluasi pelaksanaan program yang berada dibawah kendali pemerintah pusat/provinsi, di Kabupaten Garut.

Empat : Mengusulkan peningkatan status perlindungan kawasan bagi kawasan yang memiliki fungsi ekologis yang besar, namun memiliki tingkat kerusakan yang tinggi.

Lima : Menuntut Aparat Penegak Hukum untuk melakukan tindakan hukum yang tegas bagi pelaku kejahatan lingkungan.
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, semoga dapat dijadikan bahan dalam melakukan perbaikan-perbaikan kondisi lingkungan di Kabupaten Garut.

Garut, 23 September 2022
Aliansi Masyarakat Peduli Penanggulangan Bencana Indonesia (AMPIBI)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT. POS lndonesia Salurkan BLT-BBM,BPNT Serta PKH,Tertib Antrian Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut

27 November 2022 - 23:10 WIB

Gandeng Warga Sekitar Taman Jajanan PALUGADA Adakan Senam Sehat Pagi

27 November 2022 - 11:01 WIB

Akibat Hujan Deras Akses Jalan Provinsi di Tutupi Matrial Longsor

27 November 2022 - 10:24 WIB

Peduli Bencana Cianjur,Para Siswa Serta Guru Adakan Penggalangan Dana

26 November 2022 - 14:32 WIB

Warga Kampung Dangdeur Desa Suci Keluhkan Bau Tak Sedap Dari Aliran Sungai

25 November 2022 - 18:28 WIB

Wartawan Bersama Polsek Karangpawitan Polres Garut Gelar Jum’at Curhat Pertamakalinya

25 November 2022 - 15:36 WIB

Trending di News