by

Belum Sebulan Jalan Desa Pasanggrahan Sukawening Sudah Retak dan pecah.

-News-255 views

GARUT60DETIK.COM – Jalan Desa Pasangrahan   kampung Sokol  kecamatan Sukawening ,  kabupaten Garut yang baru selesai dikerjakan terlihat sudah mengalami kerusakan. Padahal jalan tersebut dibangun belum satu bulan, Proses pengerjaan pembangunan jalan rabat beton mendapat ragam pendapat dari warga pengguna jalan tersebut terkait kualitas dan kuantitas jalan sangat buruk sehinga  mengecewakan warga Pasangrahan dan kampung Sokol.

Seperti yang terlihat dari hasil pembangunan jalan desa Pasangrahan menuju kampung Sokol, Pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dari DAU  APBD Kabupaten sebesar Rp 194 juta lebih dengan volume panjang 265 meter dan lebar 4 meter yang direalisasikan oleh CV Rasaputra pada bulan oktober lalu itu ,kini telah mengalami kerusakan, karena buruknya proses pengerjaan.

H.Handi Salah satu tokoh warga kampung Sokol yang juga seorang petani penguna jalan  mengaku merasa kecewa dengan jalan desa yang dibangun dengan memanfaatkan APBD kabupaten belum sebulan tapi sudah mengalami kerusakan. Padahal jalan tersebut terbilang baru satu bulan juga belum tapi pinggir jalan sudah pada retak memanjang kurang lebih 10 meter dan ada juga sisi jalan ada  yang patah dan amblas.

“Ya agak kecewa lah saya sebagai warga Kerena belum genap sebulan  jalan ini sudah kelihatan mengalami kerusakan coba kalau memakai Ready mix jangan pakai Manual mungkin akan lebih kuat dan bagus ,” ucapnya kepada Media, di lokasi jalan rusak tersebut senin, pagi  (18/11)

Kepala desa Pasangrahan Rosidin ketika diminta tanggapanya menyatakan bahwa sebelumnya saya sudah menyatakan kepada pihak pemborong untuk melaksakan pembangunan rabat beton di usahakan memakai Ready Mix, tapi pihak CV Menolaknya karena RAB rabat tersebut sudah di konsultasikan ke PUPR pekerjaan rabat jalan sepakat pakai Manual,

Rosidin berharap pihak CV sebagai pelaksana proyek mau bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan rabat beton yang rusak dan pecah,sehingga bisa di rasakan manpaatnya oleh warga masyarakat ,” Tuturnya.

“Sementara pihak , CV Rasaputra Ibu Aminah selaku pihak ketiga yang dapat tender proyek jalan rabat beton tersebut mirisnya malah menyalahkan warga setempat karena rabat belum kering sudah di pakai mobil truk yang mengangkut batu bata.

“Masalah retak dan percah-pecah itu masyarakat sini yang buat, sudah dibilang kalau udah sebulan baru boleh masuk Colt Diesel,truk dan lainya tapi ini dimasukin juga baru seminggu selesai juga ,”ucap Aminah  menyalahkan masyarakatnya ketika dikonfirmasi Media bersama UPT dinas Pupr kecamatan Sukawening Edi di salah satu tempat.

“Masyarakat ini juga susah dikasi tau, kalau dilarang lewat siang,malam atau subuh dia lewat dan memaksanya masuk , makanya kondisi jalan itu rusak,”sambung Aminah saya berjanji akan memperbaiki rabat yang rusak dalam waktu dekat ini sambil kita kerjakan pengaspalanya.

Sempat disinggung,terkait Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dengan harus memasang papan plang kegiatan,Aminah juga kembali menyalahkan masyarakat .

“Papan plang waktu pengerjaan di pasang tapi sekarang kita simpan,anggaran untuk pajak jalan juga kita satukan di papan plang kegiatan itu,masyarakat ini taunya hanya banyak nilainya saja,mereka gak tau disitu juga untuk bayar pajak ,” cetusnya.

“Kalau kita pasangpun nanti ditumbangkan,makanya saya suruh tukang  simpan,nanti udah ada pemeriksaan inspektorat baru dipasang kembali,” pungkasnya ( Tim  ).

Comment

Berita Terbaru